Tampilkan postingan dengan label ISD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISD. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Januari 2011

TENGGANG RASA SALAH SATU PEMERSATU BANGSA

Perbedaan status sosial dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat tidak mungkin bisa di pungkiri dalam kehidupan sehari-hari, kontrasnya gaya hidup antara si kaya dan si miskin, si pintar dan si bodoh, si pemilik kekuasaan dan masyarakat biasa.
Ketimpangan seperti itu memang sangat jelas terlihat dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh dari si kaya dan si miskin, setiap hari mereka pergi dan pulang sekolah atau berkerja menggunakan kendaraan mewah, tidak kepanasan, tidak kehujanan, sedangkan jika kita lihat mereka yang kurang mampu, berangkat sekolah / bekerja, mereka harus menggunakan kendaraan atau angkutan umum, atau bahkan mereka terkadang jalan kaki, meskipun jarak rumah dengan tempat tujuan sangat jauh. Saat makan siang di restoran2 mahal di kota banyak sekali yang dalam satu porsi tidak di habiskan oleh pemesannya, padahal harus mengeluarkan biaya yg lumayan banyak, tapi lihat mereka yg kurang mampu, kadang mereka hanya dapat menahan rasa lapar.
Sipemilik kekuasaan selalu setiap hari memerintah bawahan kadang dengan kata yang kasar, dan sekuluarnya dari dalam mulut, atau kadang pemangku kekuasaan di Negara kita saat melintas di jalan umum harus dikawal dengan beberapa motor dan mobil, dan tentu saja mereka menghentikan laju kendaraan lainnya. Terkadang merugikan pengguna jalan lain karena waktu mereka lumayan tersita saat iring-iringan kendaraan tersebut melintas. Bahkan bukan cumin waktu, pernah kejadian kecelakaan di tol jagorawi. Sedangkan mereka yang di bawah tidak bias berbuat apa2 kalau sudah begini.
Namun kita ini bangsa dari berbagai jenis suku, agama, dan ras. Kita harus memiliki rasa tenggang rasa sesame untuk tetap menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang sama-sama kita cintai ini. Andai rasa tenggang rasa mengalahkan rasa egois dan arogan masyarakat kita sudah pasti kita tidak akan nyaman tinggal di Negara ini. Namun memang kebanyakan mereka yg merasa berada di atas pasti memiliki sifat arogan terhadap mereka yg di pandang di bawah.

SEMOGA BANGSA INI BISA BANGKIT PADA WAKTUNYA NANTI.

Rabu, 08 Desember 2010

Ibukota sangat menggiurkan?

Entah apa yang di pikirkan rakyat kita, banyak diantara mereka selalu berpendapat dapat dengan sangat mudah mencari nafkah dan bersaing di ibu kota. Hamper setiap tahunnya mereka berbondong-bondong menyerbu Ibukota yang sebetulnya sudah sangat penuh sesak. Bayangkan jumlah penduduk yang hidup dan mencari makan di Ibu kota ini mencapai angka 8.525.109 pada bulan Juli 2010.

Segala daya upaya telah dikerahkan oleh pemerintah, salah satunya dengan melakukan operasi yustisi setelah hari raya, biasanya setelah hari raya Idul Fitri. Setelah hari raya biasanya mereka yang melakukan aktifitas mudik mereka seperti menunjukan kepada kerabatnya di daerah bahwa mereka bisa sukses di kota, dan menyarankan agar kerabatnya juga berani mengadu nasib di kota.

Padahal bersaing untuk dapat mencari nafkah di Ibukota tidaklah semudah yang mereka bayangkan, bukan maksud meremehkan mereka, namun kebanyakan diantara mereka yang mengadu nasib di Ibukota hanyalah mengandalkan keterampilan seadanya.

Jika mereka berhasil berarti memang mereka mempunyai keterampilan dan keberuntungan yang baik, dapat melanjutkan hidup dan dapat juga membuktikan kepada kerabat nya di kampung halaman bahwa mereka berhasil seperti kerabatnya yang sebelumnya mengajak dia ke kota.

Namun jika mereka gagal bersaing di Ibukota, maka kesenjangan sosial di Ibukota akan semakin meningkat. Sebagai contoh kejahatan, pengangguran, kepadatan penduduk akan semakin menjamur di Ibukota yang pada awalnya mereka harapkan.

Kamis, 02 Desember 2010

stratifikasi sosial

Definisi / pengertian dari status sosial, kelas sosial, stratifikasi sosial dan diferensiasi sosial telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya. Berikut di bawah ini adalah jenis-jenis atau macam-macam status sosial serta jenis / macam stratifikasi yang ada dalam masyarakat luas :

A. Macam-Macam / Jenis-Jenis Status Sosial

1. Ascribed Status
Ascribed status adalah tipe status yang didapat sejak lahir seperti jenis kelamin, ras, kasta, golongan, keturunan, suku, usia, dan lain sebagainya.

2. Achieved Status
Achieved status adalah status sosial yang didapat sesorang karena kerja keras dan usaha yang dilakukannya. Contoh achieved status yaitu seperti harta kekayaan, tingkat pendidikan, pekerjaan, dll.

3. Assigned Status
Assigned status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan karena usaha dan kepercayaan masyarakat. Contohnya seperti seseorang yang dijadikan kepala suku, ketua adat, sesepuh, dan sebagainya.

B. Macam-Macam / Jenis-Jenis Stratifikasi Sosial

1. Stratifikasi Sosial Tertutup

Stratifikasi tertutup adalah stratifikasi di mana tiap-tiap anggota masyarakat tersebut tidak dapat pindah ke strata atau tingkatan sosial yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Contoh stratifikasi sosial tertutup yaitu seperti sistem kasta di India dan Bali serta di Jawa ada golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. Tidak mungkin anak keturunan orang biasa seperti petani miskin bisa menjadi keturunan ningrat / bangsawan darah biru.

2. Stratifikasi Sosial Terbuka

Stratifikasi sosial terbuka adalah sistem stratifikasi di mana setiap anggota masyarakatnya dapat berpindah-pindah dari satu strata / tingkatan yang satu ke tingkatan yang lain.

Misalnya seperti tingkat pendidikan, kekayaan, jabatan, kekuasaan dan sebagainya. Seseorang yang tadinya miskin dan bodoh bisa merubah penampilan serta strata sosialnya menjadi lebih tinggi karena berupaya sekuat tenaga untuk mengubah diri menjadi lebih baik dengan sekolah, kuliah, kursus dan menguasai banyak keterampilan sehingga dia mendapatkan pekerjaan tingkat tinggi dengan bayaran / penghasilan yang tinggi.

referensi :

Kamis, 25 November 2010

MARI MEMBANGUN BANGSA DENGAN PAJAK

Setiap warga Negara wajib untuk mengikuti pembangunan bangsa nya, sekecil apapun pembangunan itu pasti ada manfaatnya untuk bangsa Indonesia.
Sesunggug nya ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa tidak lah sulit, banyak cara yang dapat dilaksanakan untuk membangun bangsa, contoh nya adalah, membayar pajak kepada Negara dengan jujur, ikut melaksanakan Pemilihan Umum (PEMILU) dengan pilihan hati, dan tidak karena di iming-imingi selembar uang.
Membangun Negara dari kejujuran dalam membayar pajak, pembayaran pajak susuai aturan dan sesuai nilai pembayaran sangat membantu dalam pembangunan, uang pajak yang kita bayarkan akan diproses oleh pejabat-pejabat pajak, kemudian di anggarkan untuk pembangunan sesuai dengan yang dibutuhkan, seperti pembangunan sekolah-sekolah, perbaikan jalan, perbaikan jembatan, perbaikan sarana trasportsi umum.
Sadar pajak memang harus ditumbuhkan sejak usia dini, dengan cara orang tua bias member contoh kepada anak nya untuk taat membayar pajak. Agar terciptanya taat pajak di kemudian hari. Dan agar suatu saat jika menjadi pejabat pajak tidak korup.
Karena kebanyakan warga Negara banyak yang taat pajak jika memang nilai pajak nya masih kecil namun jika nilai pajak nya sudah mencapai angka puluhan milyar kebanyakan mereka berbuat curang, dengan cara menyuap pejabat-pejabat pajak untuk mengikis nilai pajak yang seharusnya mereka bayar. Budaya korup juga harus dihilangkan sejak usia dini. Karena Korupsi adalah senjata nomer satu dalam menghancurkan sebuah Negara.
Puluhan bahkan ratusan triliun kerugian Negara akibat ke curangan para petinggi-petinggi Negara.
Semoga dengan sadar pajak sesuai dengan aturan yang berlaku dapat membangun bangsa Indonesia tercinta ini bukan hanya untuk mempertebal kantong para pejabat-pejabat pajak saja.

Kamis, 28 Oktober 2010

BANGKITLAH PUTRA & PUTRI BANGSA

Pemuda masa kini harusnya memiliki semangat untuk membangun negara ini, dengan cara ikut melaksanakan pembangunan nasional, bersifak kritis positif kepaa pemerintah, dan masih banyak cara untuk menyalurkan semangat positif para pemuuda dimasa kini dan yang mendatang. Semangat pemuda sebagai mana yang dituliskan dalam sumpah pemuda, dalam sumpah pemuda diucapkan bahwasanya pemuda Indonesia bersatu teguh dalam satu Negara Kesatuaan Indonesia, para pemuda Indonesia juga bertereiak kencang bahwa mereka berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan kemudian mereka berbahasa satu, bahasa Indonesia.

Namun sekarang kenyataan nya, para pemuda bangsa ini sangat mudah sekali di adu domba oleh bangsa lain atau oleh bangsanya sendiri, sebagai contoh, banyak nya kerusuhan yang sebetulnya bermula dari hal sepele, misalnya berebut pasangan, atau lainnya.

Banyak pula pemuda yang merasa mereka hidup, tinggal, dan berasal dari kota merasa lebih hebat dari pada mereka yang berada di desa, yang pada akhir nya menimbulkan kesenjangan sosial.

Pemuda bangsa ini sebetulnya cukup kritis terhadap sesuatu yang menurut mereka salah, mereka tidak sungkan-sungkan untuk turun ke jalan menentang kebijakan-kebijakan yang di buat pemerintahan. Namun sayang nya, kebanyakan dari pada aksi turun ke jalan yang dilakukan pemuda pasti berujung dengan kerusuhan/ kericuhan. Dan banyak dari aksi tersebut yang berujung pada pengerusakan fasilitas umum yang sebetulnya harus dijaga oleh para pemuda.

Semoga bertepatan dengan hari sumpah pemuda, banyak pemuda bangsa ini yang mau membantu memperbaiki bangsa Indonesia ini, yang pasti nya dimulai ari diri sendiri.

KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERTANAH AIR SATU
TANAH AIR INDONESIA.

KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERBANGSA SATU
BANGSA INDONESIA.

KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENGAKU BERBAHASA SATU
BAHASA INDONESIA.

Kamis, 21 Oktober 2010

Bersyukur Memiliki Sebuah Keluarga

Keluarga adalah tingkatan selanjutnya dari sebuah individu, hampir seluruh individu pasti memiliki sebuah keluarga, baik itu keluarga kandung, langsung atau tak langsung. Didalam suatu keluarga, biasa nya ada seorang Ayah peran beliau adalah sebagai kepala keluarga atau pemimpin keluarga, ada seorang Ibu yang biasanya selalu setia merawat dan mendidik anak-anak yang telah beliau lahirkan, setelah itu barulah sebuah keluarga akan terasa lengkap jika sudah memiliki anggota yang disebut anak. Anggota keluarga sudah sepatutnya saling menjaga, melindungi dan menyemangati anggota keluarga yang lain.

Saya pun demikian, Saya seorang Himawan Pramono yang di lahirkan di kota bekasi 18 tahun yang lalu tinggal, hidup dan di besarkan di bawah asuhan dan bimbingan sebuah keluarga. Keluarga sederhana yang menempati sebuah tempat tinggal di daerah Bekasi selatan, di dalam keluarga ini saya mendapatkan banyak hal mulai dari kasih sayang, perhatian, pendidikan, semua saya syukuri adanya, Di dalam keluarga ini juga terdapat anggota keluarga lainnya, Ayah, Ibu, dan 2 adik perempuan.

Ayah saya dilahirkan di kota solo pada tahun 1966, beliau adalah seorang pria yang penuh tanggung jawab untuk selalu mencukupi dan melindungi semua anggota keluarga kami. Ayah saya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor swasta, beliau ditempatkan di kota Bogor. Saya sangat bangga memiliki seorang ayah seperti beliau, beliau adalah seorang ayah yang sangat gigih, walau harus setiap hari bekerja melewati jarak Bekasi-Bogor, namun beliau tidak pernah mengeluh.

Masa-masa saya mulai belajar Ibu saya banyak mengajarkan/mendidik saya tentang bagai mana bersikap, bertutur kata, sopan santun. Ibu saya hanyalah seorang ibu rumah tangga, oleh sebab itu perhatian dan kasih sayang yang di berikan oleh beliau sangat luar biasa, beliau adalah wanita yang sangat tegar dan sangat kuat dalam mendidik anak-anak nya dan menjalani kehidupannya.

Di dalam keluarga ini juga masih ada 2 perempuan yang berperan besar dalam dalam berkembangnya kehidupan saya, mereka berdua berstatus adik kandung saya. Adik saya yang pertama bernama Kartika Dwi Susanti, dia seorang gadis berusia 15 tahun, dia pandai dalam berteman dan dalam banyak hal. Diusianya yang sekarang ia berstatus sebagai pelajar di sebuah Sekolah Menengah Atas yang cukup terkenal di bilangan Jakarta Timur. Ia bersekolah di SMAN 50 Jakarta. Satu adik perempuan saya bernama Qeysha Almira Dewi, usia nya baru beranjak 2 tahun bulan Desember nanti, saat ini dia adalah hiburan kami sekeluarga. Karena kecerdasannya dan tingkah lucu nya dia sebagai pengobat rasa lelah kami setelah seharian beraktivitas.

Keluarga kami terbilang sebagai keluarga kecil bahagia karena kesederhanaannya, kami menempati sebuah rumah hasil jerih payah orang tua saya di sebuah perumahan Pondok Cikunir Indah, Bekasi Selatan. Kami sudah menempati rumah ini sekitar 19 tahun yang lalu. Namun tidak lama lagi, kami sekeluarga akan pindah rumah, karena faktor jarak tempuh ayah saya dan kantor nya cukup jauh, setelah berdiskusi dan melalui banyak pertimbangan. Akhir nya keluarga saya membeli sebuah tanah di daerah kota hujan tersebut, dan sekarang dalam proses pembangunan yang sudah mencapai 70%, Semoga kebahagiaan, kasih sayang, kepedulianpun akan tumbuh di keluarga kami saat menempati rumah baru nanti. :)

Rabu, 13 Oktober 2010

Budaya Barat Merusak Akhlak Masyarakat Timur ?

Perkembangan zaman dalam sebuah era Globalisasi amatlah pesatnya membuat kita takjub dengan semua jenis penemuan baru dalam bidang. Penemuan baru yang lebih banyak didominasi oleh negara-negara di belahan bumi bagian Barat tersebut dapat kita saksikan melalui berbagai macam jenis media, diantaranya, layar Televisi, koran, Internet dll, yang sering kali membuat kita takjub sebagai orang Indonesia yang hanya bisa menikmati dan memakai penemuan orang-orang Barat tersebut.

Sebenarnya kita dapat mengambil nilai-nilai positif dari penemuan baru tersebut, namun sayang nya banyak diantara masyarakat kita yang salah menggunakan pembaruaan yang ada. Kebanyakan mereka justru melihat dan mencontoh hal-hal yang bersifat negative untuk hitungan bangasa atau Negara rumpun timur, yang sebetulnya jika di dalam budaya barat sendiri budaya itu sah-sah saja, tidak melanggar norma apa pun.

Kebiasaan masyarakat Barat yang telah membudaya dan menjangkiti tersebut dapat kita saksikan setiap hari melalui berbagai media, yang parahnya budaya orang-orang Barat tersebut yang sifatnya negatif dan dapat merusak serta melanggar norma-norma budaya ke-Timuran. Sehingga dapat dengan mudah ditiru oleh masyarakat kita terutama para remaja yang menginginkan kebebasan seperti masyarakat Barat. Budaya-budaya Barat tersebut dapat kita mulai dari pakaian dan mode, musik, film sampai pada pergaulan dengan lawan jenis.

Pakaian dan mode seperti model pakaian remaja wanita ‘U can See’ yang diaplikasikan oleh orang Barat dan ditiru oleh kaum remaja kita terutama oleh kaum perempuan yang merasa bangga dengan pakaiannya sehingga tidak menutup auratnya. Padahal dalam agama yang berlaku di Negara kita atau pun norma-norma social yang berlaku dalam masyarakat Indonesia, menggunakan pakaian yg membuka aurat adalah sebuah kesalahan, dulu ketika saya kecil saya jarang sekali melihat kakak-kakak angkatan di sekolah SMP/SMA yang menggunakan rok sekolah di atas lutu, karena merasa malu jika aurat nya terbuka, apalagi sampai terlihat lawan jenis, tapi banyak fakta yang menyebutkan kalau sekarang menggunakan pakaian minim adalah kewajiban bahkan samapai dilingkungan untuk menuntut ilmu.

Kamis, 30 September 2010

MANUSIA (autobiografi)

Saya adalah Himawan Pramono, seorang anak laki-laki yg dilahirkan di kota bekasi pada tanggal 16 maret 1992. Saya adalah sulung dari 3 bersaudara, kedua adik saya adalah perempuan. Adik pertama saya bernama kartika dwi susanti usia nya 3 tahun lebih muda dari saya. Sedangkan adik kedua saya adalah Qrysha, usia nya terpaut sangat jauh oleh saya, yaitu 17 tahun. Pada saat itu saya Tinggal di Jatibening, dan memasuki usia 3 Bulan saya pindah rumah bersama orang tua saya ke perumahan Pondok Cikunir Indah. Di perumahan inilah saya tumbuh menjadi anak-anak seperti yg lainnya, dan di lingkungan inilah saya belajar berinteraksi sosial. Saya mengawali pendidikan non formal di Taman kanak-kanak Muara warta bekasi, di dalam taman kanak-kanak itu lah saya mulai harus berkembang dalam hal-hal yg sederhana, seperti hormat kepada guru, menghargai teman, dll.
Saat Memasuki usia 6 tahun, saya mulai memasuki Sekolah Dasar tepat nya pada tahun 1998, Saat SD saya bersekolah di SDN Jatibening 1 Bekasi. Alhamdulillah untuk hal prestasi di sekolah dasar dari kelas 1-6 selalu ada di urutan 10 besar, namun prestasi tertinggi hanya di peringkat saat saya kelas 2,3,5. Setelah mengikuti Ujian Nasional tingkat sekolah Dasar dengan mengucap syukur Alhamdulillah saya lulus SD.
Setelah lulus dari sekolah dasar saya menentukan untuk mendapatkan SMP negeri, namun sayang saya gagal lolos tes seleksi untuk dapat masuk SMP negeri yang saya inginkan sehingga saya harus melanjutkan pendidikan di SMP swasta, dan pilihan saya saat itu adalah SMP BPS&K II Jakarta. Di masa-masa SMP ini prestasi saya sedikit menurun, dengan bertambahnya waktu dan mata pelajaran yg ada saya gagal finis di 10 besar seperti saat di sekolah dasar. Namun di masa-masa SMP ini saya mempunyai rasa bangga. Karena saya ikut tergabung dalam tim basket sekolah, dan menjadi pemain inti. Posisi saya adalah Playmaker, saat tergabung di tim basket ini, saya ikut mengantarkan sekolah saya menjuarai beberapa event lokal, tapi yg paling saya banggakan adalah saat saya ikut menjadi peserta kejuaraan bola basket se-Jabodetabek yg di selenggarakan dig or bekasi, dan sekolah saya mendapat peringkat 4 besar.
Selesai menempuh SMP selama 3 tahun , saya berhasil lulus SMP, dan pada saat sebelum kelulusan saya sudah berniat untuk melanjutkan sekolah ke SMK terutama jurusan tentang computer, setelah saya menentukan langkah, akhir nya dengan banyak pertimbangan saya memilih masuk SMK BPS&K II, karena saya melihat fasilitas lab di sekolah tersebut cukup lengkap, (LAB STD NASIONAL).
Di smk akhir nya saya menentukan pilihan memilih jurusan Multimedia, Di jurusan itu saya di ajarkan cara menggunakan software, cara installasi, dan juga saya mendapatkan hal lain yg mungkin tidak di ajarkan di sekolah lain dalam jurusan yg sama, seperti, networking, troubleshot, hardware, dll. Dan sampai pada tahap akhir belajar di SMK saya menemui UAN, dimana UAN terbagi 2 yaitu Teori dan praktek kejuruan. Di praktek kejuruan saya di tuntut untuk dapat membuat sesuatu dengan judul yg di berikan oleh kepala jurusan, pada kesempatan ini saya mendapat tugas praktek membuat GAME. Dalam tahapan ini saya mendapat banyak kendala, karena di kejar deadline dalam penyelesaian dan juga factor di intensivkannya pelajaran yg akan di ujikan oleh Negara. Akhir nya fisik saya tidak kuat dan saya harus di opname di Rs. AURI selama 1 minggu, ditambah istirahat total selama 1 minggu di rumah. Namun dengan semua perjuangan itu saya berhasil menyelesaikan tugas akhir saya tersebut Alhamdulillah dengan nilai yang sangat memuaskan, dan juga saya dapat lulus SMK dan siap untuk bekerja atau melanjutkan study.
Pada akhirnya saya menentukan untuk melanjutkan study, dan Karena gagal medapat universitas negeri, akhirnya saya lagi-lagi “terjerumus” lagi di lembaga pendidikan swasta. Saya mengambil jurusan yang masih berkaitan dengan jurusan saya saat di SMK, saya mengambil jurusan Teknik Informatika. BERSAMBUNG
Himawan Pramono © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute